aplikasi symbian

Saturday, 4 August 2012

spesifikasi imo tab x one

GENERAL
NetworkQuad band GSM (900/1800 MHz)
LAYAR
TipeTFT capacitive touchscreen
Ukuran7 inchi, 480 x 800 piksel, Multi touch
DIMENSI
Tipe194.7 x 180.4 x 13 mm
AUDIO
FiturVibration, MP3 Ringtones
Jack-
SpeakerphoneYa
MEMORY
Internal512 MB RAM, 512 MB ROM
EksternalSlot Micro SD card up to 32GB
DATA
3GHSDPA
EDGEYa
GPRSYa
WLAN802.11 a/b/g/n, WiFi direct, DLNA
Bluetoothv2.0 with A2DP, EDR, HS
InfraredTidak
USB/PortmicroUSB v2.0
KAMERA
Primer2 MP, LED flash, geo tagging, image stabilization
SekunderYa
Video RecordVGA
BATERAI
TipeLi-Ion 3500 mAh;
Stanby-
Talk Time-
FITUR
OSAndroid OS, v2.3 (Gingerbread)
CPU650 Mhz, MTK 6573
Browserbrowser HTML
GPSA-GPS support
MessagingSMS, MMS, Email, Push Email
JavaFitur lain: Dual SIM, Multi touch input method, G-sensor, , A-GPS, TV Analog ( PAL/NTSC/SECAM), PDF viewer, Office (Word, Excel, PowerPoint)
FITUR LAIN
Multiple SIMDual On GSM
Video PlayerMP4/H.264/H.263/WMV player,
MP3 PlayerMP3/WAV/eAAC+/WMA/FLAC playe
Audio RecordYa
TVTV Analog

chord karena wanita ( ingin di mengerti )


          

Karena Wanita (Ingin Dimengerti)

           



Intro: Em   C   G   D (2x)

Em        C          G           D
Lekuk indah hadirkan pesona

Em       C         G                 D
Kemuliaan bagi yang memandang

Em   C              G      D              Am                          B   
Setiamu symbol keagungan khas perawan yang… kau miliki

Em  C           G           D    Em    C            G       D  
Akulah pengagum ragamu, tak ingin ku menyakitimu

Em     C       G            D                 Am
Lindungi dari sengat dunia yang mengancam

      B      Am     B
Nodai sucinya lahirmu

               Em      C         G          D
Reff: Karena wanita ingin dimengerti

          Em       C          G       D
Lewat tutur lembut dan laku agung

       Em      C          G         D
Karena wanita ingin dimengerti

          Am                          B
Manjakan dia dengan kasih sayang

Em      C           G           D
Ingin kuajak engkau menari

Em          C            G         D
Bermandi hangat cahaya bulan

Em        C          G          D         Am            B     
Sebagai tanda kebahagiaan bagi semesta cinta kita

Kembali ke: Reff

C                D         G  F#m  Em
   Bintang terang itulah diri    mu

C                 B              E
   Janganlah redup dan mati

Am        D           G  F#m   Em  Am      B       
   Aku di belakangmu memeluk  dan menjagamu

Int: Em   C   G   D (2x)   Em   C   G   D   A   B

Kembali ke: Reff

Coda: Em   C   G   D

Tuesday, 24 April 2012

Budidaya Tanaman Kopi Arabika


BUDIDAYA KOPI ARABIKA
Kopi Arabika (Coffea arabica) merupakan salah satu tanaman perkebunan yang menjadi produk ekspor unggulan  di Indonesia. Harga kopi arabika lebih mahal dibandingkan dengan kopi robusta karena adanya cita rasa khas.  Untuk kualitas ekspor saat ini harga kopi arabika berkisar antara US$ 3-4 per kg sedangkan kopi robusta US$ 1.4-2 per Kg
Kopi arabika memiliki persyaratan tumbuh sbb:
·         Ketinggian 700 – 1500 m  dpl dengan kisaran optimum 900 – 1100 m dpl. Batas terendah  ketinggian tempat untuk pertumbuhannya dibatasi oleh ketahanannya terhadap penyakit karat daun (Hemileia vastatrix) dan batas ketinggian tempat tertinggi dibatasi adanya frost (suhu sangat rendah).
·         Iklim memiliki batas yang tegas antara musim kering  dan penghujan atau Iklim C – D menurut Schmidt dan Fergusson dengan curah hujan  1.000–2.000 mm/tahun dengan 3–5 bulan kering.
·         Dapat tumbuh dengan baik pada tanah dengan tekstur geluh pasiran dan kaya bahan organik, terutama pada daerah dekat permukaan tanah.
·         Produksi tanaman dapat stabil bila tersedia sarana pengairan dan atau pohon pelindung.
·         Sifat kimia tanah umumnya menghendaki pH agak masam yaitu 5,5 – 6,5.
Tahapan pekerjaan dalam budidaya Kopi Arabika meliputi persiapan lahan,  pembibitan, penanaman, pemeliharaan tanaman belum menghasilkan, pemeliharaan tanaman menghasilkan, panen dan pengolahan.
A.    Persiapan lahan
Persiapan lahan dilakukan dua tahun sebelum tanam yang meliputi pekerjaan pendongkelan tanaman asal, pembersihan lahan, pembuatan jalan/saluran air, pembuatan teras, pengolahan tanah dan  penanaman pohon pelindung lamtoro.
B.    Pembibitan
Pembibitan kopi arabika dilaksanakan dengan sistem generatif ataupun vegetatif. Pembibitan generatif dengan menanam biji kopi arabika sesuai varietas yang direkomendasikan antara lain Komposit, USDA, Lini S atau Kate.  Saat ini PTPN XII mulai mengembangkan lagi varietas Blawan Pesumah, Blue Mountain dan Marragogype.
Kopi arabika dapat menyerbuk sendiri, sehingga segregasi biji bisa diminimalkan. Pembibitan secara vegetatif dengan cara stek sambung.  Batang bawah menggunakan kopi robusta BP 308 dengan batang atas komposit atau USDA.
C.  Penanaman
Penanaman tanaman kopi di lapangan dilaksanakan pada saat musim penghujan, umumnya pada  Bulan November- Desember. Jarak tanam tanaman kopi adalah 2,5 x 2 m  dengan populasi 2.000 ph/Ha.
Sebelum penanaman terlebih dahulu dilakukan pekerjaan lubang tanam dengan ukuran 60  x 60 x 40 cm. Pekerjaan lubang tanam dilakukan 2 bulan sebelum tanam, kemudian diisi  dengan bahan organik yang sudah mengalami dekomposisi sebanyak 10 kg per lubang.
D.    Pemeliharaan  Tanaman Belum Menghasilkan (TBM)
Masa  TBM pada tanaman Kopi Arabika adalah 3 tahun.  Pemeliharaan utama pada masa TBM  ini adalah pengolahan tanah, pengendalian  gulma, pemupukan, pembersihan tunas air, pangkas bentuk dan pengendalian hama dan penyakit.
1.    Pengolahan tanah
Pengolahan tanah dilakukan dua kali setahun menjelang pemupukan. Selain itu perlu dibuat rorak untuk menampung bahan organik seperti pupuk kandang, limbah pangkasan naungan sementara dll. Pada tanah datar ukuran rorak adalah 100 x 30 x 30 cm, sedangkan pada tanah miring dengan 60 x 30 x 30 cm.
Rorak tersebut dibuat setiap tahun selama masa TBM dengan letak berpindah pindah (Misalnya pada TBM 1 letaknya di sebelah utara tanaman maka pada TBM 2 dibuat di sebelah barat dan TBM 3 di sebelah timur).
2.    Pengendalian gulma
Pengendalian gulma pada TBM saat ini menggunakan kimiawi dengan rotasi setahun dilakukan 4 kali.
3.    Pemupukan
Pemupukan dilakukan 3 kali setahun, yaitu bulan Pebruari, April dan November.  Dosis pemupukan untuk TBM tahun ke 1 s/d 3 per tahun adalah sebagai berikut :
TBM tahun ke
Dosis pupuk (gram/pohon)
Urea
TSP
KCL
Kiesrite
1
50
50
50
20
2
80
80
80
40
3
120
120
120
60
4.    Pangkasan
Pangkas bentuk dilakukan agar habitus tanaman kopi menjadi kuat dan mempunyai percabangan yang produktif pada saat menjadi Tanaman Menghasilkan (TM).  Pangkas bentuk pada TBM I dilakukan dengan klipping atau penyunatan pada ketinggian 80 cm.  Pada TBM II atau ketinggian 120 cm dilakukan toping atau pemotongan tunas.  Setelah pada TBM III dilakukan pemeliharaan tunas baru (bayonet) sampai ketinggian 160cm. Selain itu selalu dijaga agar tanaman bebas dari tunas air.
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls